Wiranto Diserang 2 Simpatisan ISIS

Potretberita.com – Kepala menteri keamanan Indonesia Wiranto ditikam oleh seorang pendukung radikal ISIS ketika ia melangkah keluar dari sebuah kendaraan di dekat universitas di Banten pada hari Kamis (10/10), polisi telah mengkonfirmasi.

Tayangan televisi menunjukkan petugas keamanan menahan seorang pria dan seorang wanita setelah serangan terhadap Wiranto (72), di Pandeglang, provinsi Banten, di pulau Jawa.

Juru bicara Kepolisian Nasional Dedi Prasetyo mengkonfirmasi kedua tersangka – yang diidentifikasi sebagai Syahril Alamsyah (31) dan Fitri Andriana (21) telah ditangkap.

Keduanya dikatakan milik jaringan teror yang terkait ISIS Jamaah Ansharut Daulah

“Kami telah dapat mengidentifikasi para pelaku sebagai anggota JAD,” kata kepala intelijen Budi Gunawan.

Wiranto menderita dua luka dalam di perutnya dalam serangan itu dan mungkin perlu dioperasi, tetapi juru bicara Rumah Sakit Berkah, Firmansyah, mengonfirmasi bahwa dia sadar dan dalam kondisi stabil.

Seorang kepala polisi setempat, seorang perwira militer dan seorang asisten juga menderita luka-luka yang tidak mengancam jiwa dalam serangan itu.

Wiranto terlihat dibawa dengan tandu ke helikopter sebelum ia diterbangkan ke ibu kota Jakarta setelah insiden.

Alamsyah dan Andriana, yang diyakini sebagai pasangan, membawa pisau dan gunting pada saat penangkapan mereka, media melaporkan.

Wiranto telah mengunjungi universitas untuk membuka gedung baru, di mana puluhan telah berkumpul untuk berjabat tangan dan mengambil foto dengan menteri.

Serangan itu terjadi lebih dari seminggu sebelum Presiden Indonesia Joko Widodo memulai masa jabatan kedua setelah pemilihannya pada bulan April.

Pada bulan Mei, polisi mengatakan Wiranto dan tiga pejabat tinggi lainnya menjadi sasaran dalam rencana pembunuhan yang gagal terkait dengan kerusuhan mematikan di Jakarta setelah kemenangan Joko Widodo.